empty
 
 
07.01.2026 06:55 AM
Bagaimana Rekomendasi Trading Pasangan Mata Uang GBP/USD pada 7 Januari? Kiat-kiat Sederhana dan Analisis Trading untuk Pemula.

Ulasan Trading Hari Selasa: Grafik GBP/USD 1 Jam

This image is no longer relevant

Selama hari Selasa, pasangan GBP/USD juga menunjukkan sedikit penurunan, di mana mata uang Inggris tidak memiliki alasan kuat. Perlu diingat bahwa laporan inflasi Jerman dapat dianggap sebagai faktor utama di balik penurunan euro, yang meningkatkan kemungkinan dimulainya kembali pelonggaran kebijakan moneter ECB pada tahun 2026. Namun, konfirmasi atau penolakan dari hal ini akan diperoleh hari ini, ketika data inflasi Desember untuk Uni Eropa dipublikasikan. Bagaimanapun, inflasi Jerman tidak ada hubungannya dengan pound Inggris, jadi pasar hanya bereaksi sesuai dengan korelasi lama antara euro dan pound. Jika satu mata uang jatuh, kita sering mengamati penurunan pada mata uang lainnya juga. Dari sudut pandang teknikal, tren naik tetap ada pada time frame satu jam, yang tidak diamati untuk pasangan EUR/USD. Namun, kami tidak percaya bahwa tren menurun euro akan berlangsung lama, jadi kami mengantisipasi reversal ke atas dan pergerakan satu arah dari kedua mata uang Eropa dan Inggris ke atas.

Grafik GBP/USD 5 Menit

This image is no longer relevant

Pada time frame 5 menit, dua sinyal trading terbentuk pada hari Selasa. Selama sesi trading Eropa, pasangan ini menembus ke atas level 1,3529–1,3543, dan selama sesi AS, pasangan ini memantul dari area yang sama dari bawah. Dengan demikian, para trader pemula memiliki alasan untuk membuka posisi jual. Pada akhir hari, pasangan ini turun sekitar 20 poin, tetapi transaksi jual bisa dengan mudah dibiarkan terbuka dengan Stop Loss dipindahkan ke titik impas.

Rekomendasi Trading pada Hari Rabu:

Pada time frame per jam, pasangan GBP/USD telah bterkonsolidasi di bawah garis tren, tetapi saat ini kami tidak melihat tren menurun yang nyata. Tidak ada alasan global untuk pertumbuhan jangka menengah dalam dolar, jadi kami mengantisipasi pergerakan hanya ke atas. Secara keseluruhan, kami juga mengantisipasi kelanjutan dari tren naik global 2025, yang dapat membawa pasangan ini ke level 1,4000 dalam beberapa bulan ke depan.

Pada hari Rabu, para trader pemula dapat tetap dalam posisi jual setelah dua sinyal jual yang dihasilkan kemarin, dengan target level 1,3437–1,3446. Rebound baru dari level 1,3529–1,3543 akan menjadi alasan untuk membuka posisi jual baru. Konsolidasi di atas level 1,3529–1,3543 akan membuat posisi beli relevan dengan target di 1,3574–1,3590.

Pada time frame 5 menit, level-level berikut ini saat ini dapat diperdagangkan: 1,3043, 1,3096–1,3107, 1,3203–1,3212, 1,3259–1,3267, 1,3319–1,3331, 1,3437–1,3446, 1,3529–1,3543, 1,3574–1,3590, 1,3643–1,3652, 1,3682, 1,3763. Pada hari Rabu, tidak ada acara penting yang dijadwalkan di Inggris, sementara di Amerika Serikat tiga laporan penting akan dirilis: laporan pasar tenaga kerja ADP, laporan lowongan pekerjaan JOLT, dan PMI Jasa ISM.

Aturan Dasar Sistem Trading:

  1. Kekuatan sinyal diukur dari waktu yang dibutuhkan untuk terbentuk (rebound atau breakout level). Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin kuat sinyalnya.
  2. Jika dua atau lebih transaksi dibuka di dekat level tertentu berdasarkan sinyal palsu, semua sinyal berikutnya dari level tersebut harus diabaikan.
  3. Dalam pasar datar, pasangan mata uang mana pun dapat menghasilkan banyak sinyal palsu atau tidak sama sekali. Bagaimanapun, saat muncul tanda pertama dari pasar datar, lebih baik berhenti trading.
  4. Transaksi dibuka selama periode waktu antara awal sesi Eropa dan pertengahan sesi AS, setelah itu semua transaksi harus ditutup secara manual.
  5. Pada time frame per jam, trading berdasarkan sinyal MACD sebaiknya hanya dilakukan ketika ada volatilitas yang baik dan tren yang dikonfirmasi oleh garis tren atau channel tren.
  6. Jika dua level terletak terlalu dekat satu sama lain (dari 5 hingga 20 poin), maka keduanya harus diperlakukan sebagai zona support atau resistance.
  7. Setelah harga bergerak 20 poin ke arah yang benar, Stop Loss harus dipindahkan ke titik impas.

Informasi di Grafik:

  • Level harga support dan resistance adalah level yang berfungsi sebagai target saat membuka posisi beli atau jual. Level Take Profit dapat ditempatkan di dekatnya.
  • Garis merah adalah channel atau garis tren yang menunjukkan tren saat ini dan menunjukkan arah trading yang disukai.
  • Indikator MACD (14, 22, 3)—histogram dan garis sinyal—adalah indikator tambahan yang juga dapat digunakan sebagai sumber sinyal.

Pidato dan laporan penting (selalu terdaftar dalam kalender berita) dapat memiliki dampak yang sangat kuat pada pergerakan pasangan mata uang. Oleh karena itu, selama rilisnya, disarankan untuk trading dengan sangat hati-hati atau keluar dari pasar untuk menghindari reversal harga yang tajam melawan pergerakan sebelumnya.

Trader forex pemula harus ingat bahwa tidak setiap transaksi dapat menguntungkan. Mengembangkan strategi yang jelas dan manajemen uang yang tepat adalah kunci keberhasilan jangka panjang dalam trading.

Ringkasan
Urgensi
Analitik
Stanislav Polyanskiy
Mulai berdagang
Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $10000 lebih banyak!
    Pada Januari kami mengundi $10000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback