empty
 
 
17.09.2026 12:41 AM
AUD/USD. Analisis Harga. Proyeksi. Dolar Australia Melemah, tetapi Penurunannya Terbatas

This image is no longer relevant

Pada hari Rabu, pasangan AUD/USD terus melemah setelah keputusan kenaikan suku bunga Federal Reserve dan publikasi proyeksi ke depan yang bernada hawkish.

The Fed dengan suara bulat (12–0) memutuskan untuk menaikkan kisaran target federal-funds sebesar 25 basis poin. Setelah keputusan tersebut, Indeks Dolar AS (DXY) terus menguat dan bergerak di atas level 100,00.

This image is no longer relevant

Dot-plot terbaru menunjukkan bahwa 16 dari 18 pejabat The Fed memperkirakan setidaknya akan ada satu kali kenaikan lagi tahun ini. Dua belas pejabat memproyeksikan satu kenaikan sebesar 25 bp, empat pejabat memproyeksikan dua kenaikan, dan dua pejabat memperkirakan tidak ada perubahan.

Proyeksi median suku bunga akhir tahun naik menjadi 4,1% dari 3,8% pada Juni. Proyeksi untuk 2027 juga dinaikkan dari 3,6% menjadi 4,1%. The Fed merevisi proyeksi pertumbuhan PDB 2026 menjadi 2,3% (dari 2,2%) dan sedikit menaikkan proyeksi inflasi PCE headline menjadi 3,7% (dari 3,6%). PCE inti direvisi menjadi 3,4% (dari 3,3%), dan proyeksi tingkat pengangguran diturunkan menjadi 4,1% (dari 4,3%).

Para pelaku pasar kini harus mencermati komentar Ketua The Fed Kevin Warsh dalam konferensi pers dengan seksama untuk mencari sinyal tambahan mengenai arah kebijakan ke depan.

Sinyal bahwa The Fed tidak terburu-buru untuk terus memperketat kebijakan dapat membebani dolar AS dan mendukung AUD/USD. Sebaliknya, komentar yang mengisyaratkan berlanjutnya kenaikan akan memperkuat mata uang AS dan menekan pasangan tersebut lebih rendah.

Di Australia, dukungan terhadap Aussie masih bertahan karena ekspektasi kebijakan moneter. Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga acuan di 4,35% selama tiga pertemuan terakhir setelah tiga kali kenaikan berturut-turut awal tahun ini.

Kendati demikian, tekanan inflasi yang terus bertahan menjaga harapan akan pengetatan selanjutnya tetap hidup. Menurut RBA Rate Tracker, pasar memperhitungkan probabilitas sekitar 78% bahwa RBA akan menaikkan suku bunga ke 4,6% pada pertemuan berikutnya.

Dengan demikian, prospek kenaikan RBA berikutnya dapat membatasi tekanan menurun pada dolar Australia, meskipun arah jangka pendek AUD/USD kemungkinan besar akan terutama bergantung pada sinyal yang diberikan The Fed.

Secara teknikal, pasangan ini masih berada di atas SMA 100 hari, mengindikasikan bahwa pelaku bullish terhadap Aussie masih yakin akan kenaikan RBA, tetapi RSI telah bergerak ke wilayah negatif, menunjukkan bahwa bull kehilangan momentum jangka pendek. Namun, harga yang tetap berada di atas moving average kunci menunjukkan bahwa bull masih mempertahankan potensi kenaikan jangka panjang. SMA 100 dan 50 hari memberikan support terdekat. Resistance saat ini berada di 1,7140.

Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $3000 lebih banyak!
    Pada September kami mengundi $3000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback