empty
 
 
05.01.2026 03:04 PM
Meninjau Kembali Target Inflasi AS — Sebuah Ide untuk 2026

Sementara dolar dengan cepat memulihkan semua yang hilang pada akhir tahun lalu terhadap sejumlah aset berisiko, gagasan untuk meninjau kembali target inflasi AS sekali lagi muncul ke permukaan.

This image is no longer relevant

Pada akhir tahun lalu, Menteri Keuangan Scott Bessent mendukung gagasan untuk merevisi target inflasi 2% dari Federal Reserve, tetapi hanya setelah Amerika Serikat berhasil menurunkan inflasi secara berkelanjutan ke level tersebut. "Setelah kita kembali ke 2%, yang menurut saya tidak jauh lagi, maka kita bisa membahasnya," ucap Bessent dalam sebuah wawancara.

Bessent juga menyarankan bahwa diskusi tersebut dapat berfokus pada pergeseran ke rentang target 1,5% hingga 2,5% atau dari 1% hingga 3%. "Ada diskusi yang sangat serius di depan," ujarnya.

Retorika semacam ini jelas menunjukkan tingkat kekhawatiran dalam pemerintah AS tentang situasi makroekonomi saat ini. Di satu sisi, mengurangi inflasi ke target 2% tetap menjadi prioritas utama; di sisi lain, ada pemahaman bahwa langkah-langkah yang terlalu agresif untuk memerangi inflasi dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan bagi perekonomian secara keseluruhan.

Merevisi target inflasi adalah masalah yang kompleks dan sensitif yang memerlukan analisis yang cermat terhadap potensi manfaat dan risikonya. Di satu sisi, menaikkan target inflasi dapat memberikan Federal Reserve lebih banyak fleksibilitas dalam menjalankan kebijakan moneter, memungkinkan respons yang lebih adaptif terhadap tantangan ekonomi. Di sisi lain, hal ini dapat merusak kepercayaan terhadap bank sentral dan memicu ekspektasi inflasi yang lebih tinggi, yang pada akhirnya membuat inflasi lebih sulit dikendalikan dalam jangka panjang.

Selain itu, perlu diperhatikan bahwa merevisi target inflasi dapat memiliki implikasi signifikan bagi ekonomi global. Dolar yang lebih kuat, didorong oleh ekspektasi kebijakan moneter AS yang lebih ketat, dapat menekan mata uang pasar berkembang dan menyebabkan arus keluar modal dari negara-negara tersebut.

Perlu diingat bahwa pada tahun 2012, pejabat Federal Reserve secara resmi dan publik menyetujui target inflasi 2% saat ini, yang juga dianut oleh banyak bank sentral di seluruh dunia. Bessent menyatakan bahwa gagasan tentang presisi semacam itu—hingga sepersepuluh persen—sangatlah absurd. Namun, ia juga mencatat bahwa mengubah target selama periode inflasi yang meningkat dapat menciptakan kesan bahwa hal itu dilakukan semata-mata untuk meredam data negatif.

Ingatlah bahwa pada Desember 2025, Indeks Harga Konsumen naik sebesar 2,7% dari tahun ke tahun. Federal Reserve menggunakan ukuran terpisah, yaitu indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE). Menurut data terbaru, selama 12 bulan hingga September 2025, indeks PCE meningkat sebesar 2,8%.

Adapun prospek teknikal saat ini untuk EUR/USD, pembeli sekarang perlu fokus pada menembus level 1,1700. Hanya ini yang akan membuka jalan menuju uji coba 1,1725. Dari sana, pergerakan naik ke 1,1755 mungkin terjadi, meskipun mencapainya tanpa dukungan dari pemain pasar besar akan cukup sulit. Target kenaikan terjauh adalah level tertinggi 1,1780. Dalam hal penurunan, saya berharap melihat aksi serius dari pembeli besar hanya di sekitar level 1,1670. Jika tidak ada minat yang muncul di sana, lebih baik menunggu uji ulang level terendah 1,1650 atau membuka posisi long dari 1,1620.

Mengenai gambaran teknikal saat ini untuk GBP/USD, pembeli pound perlu mengatasi resistance terdekat di 1,3445. Hanya ini yang akan memungkinkan pergerakan menuju 1,3475, di mana penembusan akan cukup sulit. Target terjauh adalah level 1,3500. Dalam hal penurunan, penjual akan mencoba menguasai level 1,3411. Jika berhasil, penembusan rentang ini akan memberikan pukulan serius pada posisi bullish dan mendorong GBP/USD turun menuju level terendah 1,3375, dengan prospek pergerakan ke 1,3345.

Ringkasan
Urgensi
Analitik
Pavel Vlasov
Mulai berdagang
Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $10000 lebih banyak!
    Pada Januari kami mengundi $10000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback